Jumaat, 9 Julai 2021
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 76. Bersabar dengan sesuatu yang menyakitkan.
Selasa, 2 Februari 2021
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 75. Memaafkan Dan Berpaling Dari Orang-Orang Yang Bodoh.
“Tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia.” (QS. Asy-Syûrâ: 42: 43)
Masih terdapat banyak lagi ayat-ayat yang berhubungan dengan bab ini.
Daripada Aisyah radhiyallahu anha, bahwasanya dia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Pernahkah engkau mengalami hari yang lebih berat daripada hari-hari saat perang Uhud?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Kejadian terberat yang pernah aku alami adalah hari Aqabah, tatkala aku memperkenalkan diriku (tentang kenabiannya) kepada Ibnu Abd Yalil bin Abdu Kulal, dia tidak menyambut apa yang aku inginkan, maka aku pun pergi dengan hati gundah, hingga aku seakan tidak sadar melainkan saat telah sampai di daerah Qarnu Ats-Tsa'alib. Aku tengadahkan kepalaku, tiba-tiba aku melihat ada awan menaungiku dan aku lihat Malaikat Jibril 'alaihissalam memanggilku sambil berkata, “Sesungguhnya Allah Ta'ala telah mendengar jawaban kaummu terhadapmu, dan kini Dia mengutus Malaikat penjaga pegunungan ini, untuk engkau perintahkan dengan apa saja yang engkau mahu. Malaikat penjaga pegunungan itu pun memanggilku dan memberi salam kepadaku, sambil berkata, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah Ta'ala telah mendengar jawaban kaummu terhadapmu dan aku adalah Malaikat penjaga pegunungan disini, Rabbku telah mengutusku kepadamu untuk engkau perintahkan melakukan apa saja yang engkau kehendaki. Apa yang engkau mahu? Jika engkau mahu, aku akan timpa mereka dengan dua gunung besar.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Aku hanya berharap semoga Allah mengeluarkan keturunan dari sulbi mereka orang-orang yang mahu menyembah Allah semata-mata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.”
[Shahih Al-Bukhari no. 3231 dan Muslim no. 1795]
Daripada Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memukul siapa pun dengan tangannya, baik isteri atau pun pembantunya, kecuali dalam berjihad di jalan Allah, dan baginda sama sekali tidak pernah membalas orang yang mengganggunya, kecuali apabila apa yang telah diharamkan Allah itu dilanggar, maka baginda membalasnya semata-mata kerana Allah.”
[Shahih Muslim no. 2328]
Daripada Anas radhiyallahu anhu, dia berkata, “Aku pernah berjalan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan baginda mengenakan selendang Najran yang tebal, tiba-tiba seorang Arab Badui datang lalu menarik-narik selendang baginda dengan kuat. Aku melihat terdapat bekas leher baginda akibat hujung selendang, kerana kuatnya tarikan orang Arab Badui itu. Kemudian dia berkata, “Wahai Muhammad, berikanlah kepadaku harta Allah yang ada padamu!” Baginda menoleh kepada orang Arab Badui itu sambil tersenyum, lalu baginda menyuruh untuk memenuhi permintaan orang Arab Badui itu.”
[Shahih Al-Bukhari no. 3149, 5809, 6088 dan Muslim no. 1057]
Daripada Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu dia berkata, “Sepertinya aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat menceritakan perihal salah seorang Nabi shalawatullah wa Salamuhu Alaihim yang dipukul oleh kaumnya sampai berlumuran darah, sambil mengusap darah dari wajahnya dan dia berkata, “Allaahummaghfir liqaumii fa innahum laa ya'lamuun (Ya Allah, ampunilah kaumku kerana mereka tidak mengetahui).”
[Shahih Al-Bukhari no. 3477 dan Muslim no. 1792]
Daripada Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang kuat itu bukanlah yang handal bergusti, tetapi orang yang kuat ialah orang yang mampu mengawal dirinya sewaktu sedang marah.”
[Shahih Al-Bukhari no. 6114. Muslim no. 2609]
Selasa, 1 September 2020
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 74. Sabar, Murah Hati dan Lemah Lembut.
“Sesungguhnya di dalam dirimu ada dua sifat yang Allah sukai, yaitu lemah lembut dan sabar.”
[Shahih Muslim no. 17]
Jumaat, 12 Jun 2020
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 73. Berakhlak Baik.
Allah ﷻ berfirman:
Hadits 619.
[Shahih Al-Bukhari no. 6203 dan Muslim no. 2150]
Hadits 620.
[Shahih Al-Bukhari no. 3561 dan Muslim no. 2230]
Hadits 621.
[Shahih Al-Bukhari no. 1825 dan Muslim no. 1193]
Hadits 622.
“Al-Birr (bakti) adalah akhlak yang baik, sedangkan dosa adalah segala sesuatu yang meragukan hati dan kamu benci jika hal itu diketahui orang lain.”
[Shahih Muslim no. 2535]
Hadits 623.
[Shahih Al-Bukhari no. 3559, 6035 dan Muslim no. 2321]
Hadits 624.
Sabtu, 9 Mei 2020
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 72. Haramnya Sikap Sombong Dan Ujub (Membanggakan Diri)
(QS. Al-Qashash: 28: 83)
Allah ﷻ berfirman:
Allah ﷻ berfirman:
Makna, “Janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia” yakni jangan kamu buang muka di hadapan mereka kerana perasaan sombong terhadap mereka.
Allah ﷻ berfirman:
Allah ﷻ berfirman:
(QS. Al-Qashash: 28: 81)
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”
Seseorang bertanya, “Sesungguhnya ada seorang lelaki yang senang kalau bajunya bagus dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)?”
Baginda menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu menolak kebenaran dan merendahkan manusia.”
[Shahih Muslim no. 91]
Hadits 611.
Lelaki itu menjawab: “Aku tidak boleh makan dengan tangan kanan.”
Baginda bersabda lagi: “Kamu tidak boleh makan dengan tangan kanan kerana kesombonganmu.”
Salamah berkata: “Kemudian lelaki itu tidak boleh mengangkat tangannya ke mulut.”
[Shahih Muslim no. 2021]
Hadits 612.
“Mahukah kamu aku beritahukan tentang penghuni neraka?” Mereka adalah orang yang kaku dan kasar, berakhlak sangat buruk dan sombong.”
[Shahih Al-Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853]
Telah dijelaskan pada “Bab Keutamaan Orang-orang Lemah.”
Hadits 613.
“Surga dan neraka pernah berdebat, berkatalah neraka: “Penghuniku adalah orang-orang yang bongkak dan sombong.”
Surga berkata: “Penghuniku adalah orang-orang yang lemah dan orang-orang yang miskin.”
Lalu Allah memberi keputusan kepada keduanya seraya berfirman: “Sesungguhnya engkau, wahai surga adalah rahmat-Ku, denganmu aku memberi rahmat kepada siapa saja yang Aku kehendaki. Dan engkau, wahai neraka adalah adzabku, Aku mengadzab siapa saja yang Aku kehendaki, dan Akulah yang berhak memenuhi pengisi kamu berdua.”
[Shahih Muslim no. 2847]
Hadits 614.
“Allah tidak akan memandang orang yang menurunkan (menyeret) kainnya di bawah buku lali kerana sombong.”
[Shahih Al-Bukhari no. 5788 dan Muslim no. 2087]
Hadits 615.
“Ada tiga golongan yang pada hari Kiamat Allah tidak akan berbicara dengan mereka, Allah tidak akan membersihkan (dari dosa) mereka, Allah tidak akan memandang mereka, dan mereka akan disiksa dengan adzab yang pedih, yaitu orang tua yang berzina, pemimpin yang berbohong dan orang miskin yang sombong.”
[Shahih Muslim no. 107]
Hadits 616.
Allah Ta'ala berfirman,
Hadits 617.
“Ketika seseorang berjalan dengan pakaian indah, rambutya tersisir rapi dan bangga terhadap dirinya, namun dia sombong dalam berjalan, tiba-tiba Allah Ta'ala membenamkannya (ke dalam bumi), hingga masuk dan terpendam di dalam tanah sampai hari Kiamat.”
[Shahih Al-Bukhari no. 5789 dan Muslim no. 2088]
Hadits 618.
“Seorang senantiasa membanggakan diri hingga akhirnya dicatat dalam golongan para pembangkang (angkuh), maka dia pun akan tertimpa seperti apa yang menimpa mereka.”
[Hr. At-Tirmidzi no. 6344 dinilai Dhaif oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Adh-Dhaifah no. 1914]
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 78. Perintah Bagi Para Penguasa Untuk Bersikap Lembut Dan Kasih Sayang Terhadap Rakyat Serta Larangan Menipu Rakyat Atau Berlaku Keras Terhadap Mereka Juga Mengabaikan Keperluan mereka.
Allah ﷻ berfirman : ۞وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ۞ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman...
-
Allah ﷻ berfirman: ۞يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا۞ “ Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan...
-
Allah ﷻ berfirman: ۞وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا ا...
-
Allah ﷻ berfirman: ۞وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ۞ “Dan orang-oran...